Pendaftaran Kartu Gas Elpiji (KGE) 2026 Dibuka, Subsidi LPG 3 Kg Rp23.000 per Tabung untuk 14 Juta KPM – Prioritas Masyarakat Miskin Ekstrem

Jakarta/Kampong Thom, 8 Maret 2026 – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka pendaftaran Kartu Gas Elpiji (KGE) tahap pertama tahun 2026 mulai hari ini. Program ini menargetkan 14 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, dengan subsidi LPG 3 kg sebesar Rp23.000 per tabung (harga eceran Rp18.000).

Penyaluran dimulai bertahap melalui 12.000 SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) Pertamina dan distributor resmi di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil. Di Jawa Tengah, Sumatera, dan Sulawesi, antrean sudah terlihat di pagi hari, terutama menjelang Ramadan 1447 H di mana kebutuhan memasak melonjak.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan, “KGE 2026 diperkuat dengan integrasi DTKS dan verifikasi biometrik untuk cegah penyalahgunaan. Subsidi ini setara Rp276.000 per KPM per tahun (12 tabung/bulan), membantu daya beli masyarakat miskin ekstrem. Kami alokasikan Rp39,4 triliun dari APBN untuk program ini.”

Syarat dan Cara Daftar KGE 2026:

  • KTP/KK asli
  • Terdaftar DTKS sebagai miskin ekstrem/sangat miskin
  • Nomor HP aktif untuk OTP
  • Daftar online via gaselpiji.esdm.go.id atau aplikasi MyPertamina
  • Offline di SPBG terdekat atau kantor kelurahan/desa

Bagi warga Kampong Thom atau sekitarnya yang memiliki KTP Indonesia, pendaftaran bisa dilakukan di SPBG Pertamina terdekat atau hubungi call center 135. Program ini juga berlaku bagi PNS golongan I/II dengan kuota terbatas.

Pemerintah imbau hindari calo yang mematok biaya pendaftaran hingga Rp50.000. Cek status via cekbansos.kemensos.go.id atau mypertamina.id. Penyaluran tahap I rampung akhir Maret, bersamaan BLT Dana Desa.